Surat Kabar Medan Priyayi
Media massa merupakan salah satu dari sekian banyak media yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk mendapatkan informasi yang mereka inginkan. Akan tetapi pada saat ini perkembangannya mulai tersingkirkan, akibat kemajuan teknologi. Banyak perusahaan media massa yang terpaksa harus gulung tikar akibat tidak bisa bersaing lagi dengan media yang lain. Salah satunya dalah media massa Medan Priyayi.
Medan Priyayi adalah koran yang menjadi cikal bakal industri koran nasional yang didirikan oleh RM Tirtohadisoerjo tahun 1907 di Bandung. Awalnya adalah koran mingguan, lalu pada tahun 1910 terbit menjadi koran harian. Dalam kurun waktu 60 tahun, koran-koran baru dengan “manajemen pribumi” tumbuh dan mati bergantian. Akan tetapi pada akhirnya Medan Priyayi tidak dapat mempertahankan masa kejayaannya.
Medan Priyayi merupakan media massa yang gulung tikar diakibatkan perencanaan media yang kurang matang, pemasukan terhadap iklan kurang dan menejemen yang kurang efektif. Hal ini yang menyebabkan Medan Priyayi tidak bisa bertahan lama. Pada masa itu, hanya masyarakat-masyarakat kalangan menengah keatsa saja yang mampu mengkonsumsi media massa tersebut. Dan mulai pada saat itu juga spot iklan bertolak kemedia masa yang lain, yang lebih menjangkau masyarakat kalangan menengah kebawah, sehingga para pembacanya dapat mengetahui informasi-informasi yang mereka inginkan. Selain kurangnya iklan yang masuk, menejemen yang kurang efektif juga menjadi penyebab hilangnya dari peredaran surat kabar Medan Priyayi.
Seiring majunya teknologi, kertas kini dinilai kurang efektif dan efisien sebagai media informasi. Menurut penelitian pada tahun 2008, pembaca majalah anjlok hingga 24 persen dari tahun 2007, pembaca tabloid merosot 12 persen, dan koran turun 4 persen. Sementara pembaca internet malah mengalami kenaikan hingga 17 persen dari tahun lalu. Menurunnya tren pembaca media cetak, kebanyakan disebabkan karena konsumen terlalu sibuk untuk membaca (72 persen), beralih ke TV (14 persen), dan karena berhenti membeli karena harga naik (11 persen).
Aprilia Dwi Utami (153070095) Kls. B
Tidak ada komentar:
Posting Komentar